Senin, 13 April 2009

perintah linux untuk pemula

LINUX UNTUK PEMULA
Bagian Satu

Oleh anak tkj

“Jika ada yang salah mohon dimaklumi dan mohon pentujuk Coz lagi belajar nulis”

Perintah-perintah dasar Linux dalam sistem operasi under Unix bersifat case sensitive, perintah tersebut membedakan antara penggunaan huruf besar (capital) dengan huruf kecil. Artinya perintah ls dengan LS atau’Ls’ atau lS akan diterjemahkan sebagai perintah yang berbeda. Dalam sistem operasi under UNIX banyak sekali kombinasi perintah yang bisa digabungkan dalam satu perintah artinya dalam satu perintah bisa terdiri dari beberapa perintah dasar. Apabila kita kesulitan atau bingung karena banyak kombinasi perintah, option atau syntax yang digunakan, kita bisa melihat howto-nya, readme, atau manual pagenya.

Contoh, bila kita ingin mengetahui sintak2 apa saja yang dapat digunakan dalam perintah ls kita hanya cukup mengetikan man ls atau ls -help maka nanti akan ditampilkan semua informasi tentang perintah ls dari option - optionnya hingga sintak - sintak penulisannya.

Berikut ini adalah beberapa perintah dasar dalam sistem operasi under UNIX khususnya Linux :

man atau -help = untuk melihat halaman manual dari suatu perintah

Contoh : man ls = melihat halaman manual dari perintah ls
ls = untuk melihat isi suatu direktori “untuk option2nya dapat dilihat pada “halaman manual”

ls -l = untuk melihat file atau direktori pd direktori aktif beserta menyertakan atributnya
ls -la /etc = untuk melihat file atau direktori pada direktori /etc beserta file hiddennya
cd = untuk berpindah direktori (change directory)
cd .. = untuk berpindah ke direktori diatasnya
mkdir = untuk membuat direktori baru (make direktory)
rmdir = untuk menghapus direktori yang sudah kosong
cp = untuk mengkopi file atau direktori
mv = untuk memindahkan file atau direktori dan atau me-rename-nya

cat = untuk melihat isi file atau membuat suatu file sederhana
cat > = membuat file baru (untuk mengakhirinya tekan (Ctrl+D)

cat >> =untuk menambahkan isi dari suatu file

clear = untuk membersihkan layar dari tampilan text
reboot atau Ctrl+Alt+Del = untuk membooting (restart) komputer

STEP BY STEP

PENGGUNAAN PERINTAH DASAR LINUX

DALAM MEMBUAT DIREKTORI

Perintah - Perintah Keterangan
mkdir pantura membuat direktori dengan nama pantura
ls -l untuk melihat apakah direktori pantura
sudah berhasil dibuat
cd pantura masuk kedalam direktori pantura
mkdir warnet pendidikan toko membuat 3 direktori sekaligus, yaitu direktori warnet
pendidikan toko
didalam direktori pantura
ls -l untuk melihat isi direktori pantura
beserta attributnya (memastikan apakah direktori warnet pendidikan toko
sudah berhasil dibuat)
cd warnet masuk kedalam direktori warnet
mkdir umum member membuat 2 direktori sekaligus, yaitu direktori umum
dan member di direktori warnet
ls -l untuk melihat isi direktori warnet
beserta attributnya (memastikan apakah direktori umum dan member
sudah berhasil dibuat)
cd.. berpindah ke direktori diatasnya (berpindah kedirektori
pantura)
cd pendidikan masuk kedalam direktori pendidikan
mkdir 1tahun privat reguler membuat 3 direktori sekaligus yaitu 1tahun
privat
dan reguler di direktori pendidikan
ls -l untuk melihat isi direktori pendidikan
beserta attributnya (memastikan apakah direktori 1tahun privat dan
reguler
sudah berhasil dibuat)
cd.. masuk ke direktori diatasnya (kembali kedalam
direktori pantura)
cd toko masuk kedalam direktori toko
mkdir penjualan service membuat 2 direktori sekaligus, yaitu direktori
penjualan dan service di direktori toko

Senin, 30 Maret 2009

m@cEm-maCEm DNS & n9instaL printer

Macam-macam DNS :

* .org : Di pakai untuk Organisasi
* .com : Di pakai untuk Perusahaan
* .edu : Di pakai untuk Perguruan Tinggi
* .gov : Di pakai untuk Badan Pemerintahan
* .id : Di pakai untuk Indonesia
* .au : Di pakai untuk Australia
* .uk : Di pakai untuk United Kingdom ( Inggris )
* .us : Di pakai untuk United States ( Amerika )
* .jp : Di pakai untuk Jepang
* .ca : Di pakai untuk Francis
* .nz : Di pakai untuk New Zealand
* .za : Di pakai untuk Afrika
* .in : Di pakai untuk India
* .my : Di pakai untuk Malaysia



INSTALL PRINTER DI LINUX :

* Masuk ke Yast
* Pilih Hardware ( Printer ), enter lalu next
* Proses instializing printer configuration
* Pilih Directly conected printer, next
* Pilih USB printer, next
* Next
* Continue
* Masukin cd 1
* Pilih merk printer ( Hp-Deskjet D2300 )
* Ok
* Finish

kata-kata guruku...

Samba diciptakan untuk proses sharing file antara linux dan windows, sebenarnya jika ingin belajar bagaimana agar mesin Windows dan Linux dapat berbagi resource (sharing), berarti tutorial ini cukup dibaca sampai disini saja karena ambisi saya menulis tutorial ini agar mereka yang mau membangun server menjadi tahu konfigurasi dasar yang dibutuhkan sebuah server (maaf jika ada yang tersinggung), namun dengan jujur saya kurang simpatik dengan orang-orang yang baru mencoba, tapi gagal, lalu malah berhenti dan mengeluh sambil berkata : "linux susah, gampangan windows, setting di windows aja aakh...."
Baiklah, curhatannya diselesaikan sampai disini dulu, mari kita lanjutkan....
Ada beberapa pertanyaan yang mencakup settingan Samba dan keperluan penggunaan Samba:
1. Apa itu PDC? Mengapa perlu menggunakan PDC?
2. Apa keuntungan menggunakan server Samba?
3. Komputer client menggunakan PC dengan OS apa?
Nah, pertanyaan diatas sangat penting untuk diketahui, karena akan dibutuhkan untuk implementasi ke depan.
Q: Apa itu PDC ? Mengapa perlu menggunakan PDC?
A: PDC itu Primary Domain Controller, jelas dari kata-katanya yang berarti sesuatu yang mengatur domain dan menjadi pengatur domain utama karena itulah sangat dibutuhkan sesuatu yang mengatur beberapa jaringan dengan banyak domain, jadi demi keamanan jugalah PDC sangat diperlukan agar anggota-anggota / client-client dari domain lain ga bisa saling akses, gawat khan kalo domain web.daunpintu.net bisa mengakses secara penuh domain keuangan.daunpintu.net???
Q: Apa keuntungan menggunakan server Samba?
A: Jelas sangat menguntungkan, kenapa ?! Karena selain gratis (berlisensi Gnu Public License), riset membuktikan bahwa kecepatan server Samba ternyata lebih cepat 2 kali lipat dari Windows Server 2003. Pasti Anda tidak percaya, bukan?! Tenang, saya sudah siapkan buktinya, silakan lihat http://www.vnunet.com/news/1144289
Q: Komputer client menggunakan PC dengan OS apa?
A: Pertanyaan ini juga penting, karena ada perbedaan konfigurasi antara Windows 9x dan Windows NT/200x/XP, maka dari itu, pastikan dulu client Anda akan menggunakan OS Windows apa, nanti akan kita lalui bersama penderitaan berikutnya dalam men-setting Samba sebagai PDC.
Baiklah, kita mulai saja penderitaan berikutnya, dari tadi soalnya basa-basi melulu☺

Konfigurasi file SAMBA terletak di /etc/samba/smb.conf
File SMB.CONF
File ini berisi konfigurasi utama dari server samba,karena terlalu lama kalo gw tampilkan isi default dari smb.conf ini, ada baiknya kita backup dulu file smb.conf yang asli menjadi smb.conf.bak, agar jika suatu saat ada kesalahan atau Samba tidak berjalan semestinya, maka dapat langsung di recover ☺

[i][b][root@server home]# cd /etc/samba/
[root@server samba]# cp smb.conf smb.conf.bak
[root@server samba]#
[/b]
[/i]

Setelah di backup, silakan menyalin isi dari konfigurasi smb.conf yang sudah terkonfigurasi dengan PDC dibawah ini, jika ingin tahu prosesnya, kenapa bisa jadi seperti itu, Anda bisa membandingkannya dengan file smb.conf yang asli ☺

[i][b][root@server samba]# vi smb.conf
[global]
netbios name = LABOR
server string = Samba %v on %L
workgroup = daunpintu.net
os level = 65
prefered master = yes
domain master = yes
local master = yes
domain logons = yes
socket options = TCP_NODELAY IPTOS_LOWDELAY SO_SNDBUF=8192 SO_RCVBUF=8129
time server = yes
hide dot files = yes
security = user
guest ok = no
invalid users = bin daemon sys man postfix mail ftp
admin users = root
encrypt passwords = yes
log level = 2
log file = /var/log/samba/log.%L
debug timestamp = yes
syslog = 1
# gunakan logon path untuk Windows NT/200x/XP
logon path = \\%L\profiles\%u
# gunakan logon home untuk Windows 9x
logon home = \\%L\profiles\%u
;logon script = logon.bat
[homes]
comment = Home Directories
browseable = no
writeable = yes
[netlogon]
path = /home/samba/netlogon
public = no
writeable = no
browseable = no
[profiles]
path = /home/samba/profiles
writeable = yes
create mask = 0700
directory mask = 0700
browseable = no
[/b]
[/i]

kalo sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq (titik dua + w + q) tekan [enter]

[i][b][root@server samba]#
[/b]
[/i]

Berikut penjelasannya:
netbios name = LABOR
workgroup = daunpintu.net
netbios name artinya nama komputer yang dipake sebagai PDC dan nama domain disebutkan pada parameter workgroup
os level = 65
prefered master = yes
domain master = yes
local master = yes
domain logons = yes
Parameter os level harus diisi dengan angka yang >32, angka 65 udah cukup, baris parameter domain master = yes menunjukkan samba berlaku sebagai PDC.
hide dot files = yes
Berarti semua file berawalan "." akan disembunyikan.
security = user

Untuk membangun sebuah PDC, parameter security harus bernilai "user".
Bila diperhatikan, ada bagian yang parameter depannya diberi tanda ";";
logon script = logon.bat
File ini digunakan untuk menambah aksi-aksi tertentu, dan dapat disimpan dalam bentuk batch file, kalo mau mempelajari lebih dalam tentang script itu, bisa dicari via Google dengan query "samba script"
Bagian [global] adalah konfigurasi utama yang akan mengeksekusi parameter-parameter didalamnya,
sedangkan bagian [profiles] merupakan bagian yang menunjukkan roaming profile, maksudnya server akan menyimpan profile-profile client yang login ke domain, dan meletakkannya di direktori /home/samba/profiles/[nama client] misal suatu client telah didaftarkan oleh Samba sebagai client untuk login ke domain daunpintu.net dengan nama user paijo, maka setiap paijo login ke domain daunpintu.net, profilenya akan disimpan di /home/samba/profiles/paijo. Setiap user paijo logout dari domain, server samba akan menyimpannya untuk di load kembali ketika user paijo sewaktu-waktu
hendak login ke domain lagi (bingung ya? sama...huehehehe)

Berdasarkan isi file smb.conf, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menjalankan samba:

1. Buat direktori netlogon di /home/samba/netlogon

[i][b][root@server samba]# cd /home
[root@server home]# mkdir samba
[root@server home]# ls
[/b]
[/i]

samba lab

[i][b][root@server home]# mkdir samba/netlogon
[root@server home]# mkdir samba/profiles
[root@server home]# ls samba/
netlogon profiles
[/b]
[/i]

2. Buat direktori profiles untuk tiap user dan memberikan kepemilikan direktori ke user yang
bersangkutan (jangan lupa, user di sistem linux juga merupakan user Samba, jadi kalo Anda
ingin user di Windows sama dengan di Linux, tambahkan user di Linux lalu convert ke user
Samba, nanti kita akan mempelajarinya, jadi tenanglah...☺

[i][b][root@server home]# cd /home/samba/profiles
[root@server profiles]# mkdir tom
[/b]
[/i]

Kalo sudah semua, restart si Samba ini dengan perintah:

[i][b][root@server profiles]# service smb restart
Shutting down NMB services: [ OK ]
Shutting down SMB services: [ OK ]
Starting NMB services: [ OK ]
Starting SMB services [ OK ]
[root@server profiles]#
[/b]
[/i]

Selanjutnya, kita akan menambahkan user yang akan digunakan komputer Windows (9x/ME, NT/200x, XP), perhatikan tahapan-tahapannya:

1. Buat username Linux dengan perintah useradd

[i][b][root@server profiles]# useradd tom
[root@server profiles]# ls tom
[root@server profiles]# chown tom tom/
[/b]
[/i]

Pembuatan user baru ini tak perlu menggunakan password agar username tersebut tidak dapat
digunakan untuk telnet atau ssh ke server.Penggantian kepemilikandir milik tom, yang hanya
dapat diakses oleh user tom.

2. Selanjutnya buat agar user name tersebut tersedia pada Samba server menggunakan perintah
smbadduser seperti dibawah ini:

[i][b][root@server profiles]# smbadduser
----------------------------------------------------------
Written: Mike Zakharoff email: michael.j.zakharoff@boeing.com
1) Updates /etc/samba/smbpasswd
2) Updates /etc/samba/smbusers
3) Executes smbpasswd for each new user
smbadduser unixid:ntid unixid:ntid ...
Example: smbadduser zak:zakharoffm johns:smithj
----------------------------------------------------------
[root@server profiles]# smbadduser tom:tom
Adding: tom to /etc/samba/smbpasswd
Added user tom.
----------------------------------------------------------
ENTER password for tom
New SMB password:
Retype new SMB password:
Password changed for user tom.
Password changed for user tom.
[root@server profiles]#
[/b]
[/i]

Gunakan perintah smbpasswd untuk mengganti password user samba, dan password di sistem
Linux dengan di Server Samba dapat berbeda.
Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi workstation pada Windows 9x/ME, perhatikan lagi yah:

[b]Setting Client Windows 9x/Setting Client Windows 9x/ME
[/b]

Klik kanan pada icon Network Neighborhood (terletak di desktop) > Properties > Pilih Client for
Microsoft Networks (ada di drop-down Primary Network Logon) > Pilih Client for Microsoft
Networks (yang ada di komponen network > Properties > Cek list “Log on to Windows NT Domain” > Isi juga domainnya, dalam contoh ini: daunpintu.net > klik OK lalu restartlah komputer Anda.
Nanti setelah booting, kita akan disuruh memasukkan nama user, password, tapi dengan nama domain yang telah kita masukkan di settingan network. Tandanya, server Samba berhasil melakukan tugasnya sebagai PDC. Masukkan user tom, berikut dengan passwordnya untuk masuk ke domain daunpintu.net.
Selesai, tugas Samba sebagai PDC pada client Windows 9x berhasil dilaksanakan dengan baik. Lalu bagaimana setting client pada OS Windows 200x/NT/XP?

[b]Setting Client Windows 200x/NT/XP
[/b]
Untuk melakukan setting di Windows 200x/NT/XP, ada beberapa hal yang menjadi perhatian penting. Selain menggunakan user account, Windows 200x/NT/XP juga menggunakan machine account atau trust account dalam melakukan proses login ke PDC. Hal ini digunakan sebagai autentikasi agar tidak terjadi kerancuan apabila ada 2 komputer yang memiliki nama NetBIOS yang sama mencoba login ke server. Oiya, ada satu hal yang perlu disampaikan bahwa pengguna OS keluarga Windows XP Home Edition (sangat disayangkan) tidak dapat bergabung dengan domain, karena keterbatasan kemampuan.
Kalau masih memaksakan kemampuan Windows XP Home Edition yang terbatas, tentunya dengan segala resiko, silakan download tweakingnya di http://www.x-setup.net/downloads/home.asp

Hal yang perlu dilakukan adalah dengan menambahkan sebuah group pada sistem Linux yang
menjalankan Samba, membuat user yang mewakili tiap machine account workstation dan memasukkan user-user tersebut pada group yang dibuat.
Langkah-langkah pembuatannya adalah seperti ini:

[i][b][root@server tom]# groupadd machine
[root@server tom]# useradd -g machine -d /dev/null -s /bin/false winxp$
[root@server tom]# passwd -l winxp$
Locking password for user winxp$.
passwd: Success
[root@server tom]# smbpasswd -a -m winxp
Added user winxp$.
[root@server tom]#
[/b]
[/i]

Bila diperhatikan, nama user yang mewakili machine account berakhir dengan tanda dollar($) dan khusus pada perintah smbpasswd nama user tidak diakhiri dengan dollar($). Supaya proses diatas tidak perlu diulangi lagi setiap komputer client mau login ke server Samba, maka ada script tambahan yang harus ditambahkan di file smb.conf.
Tambahkan script berikut di bagian [global] pada file smb.conf :
add machine script = /usr/bin/useradd -d /dev/null -g samba-clients -s /bin/false -M %u
Script diatas harus ditulis dalam satu baris yah...
User root juga harus dimasukkan sebagai user Samba, caranya dengan perintah berikut:

[i][b][root@server tom]# smbpasswd -a root
New SMB password:
Retype new SMB password:
Password changed for user root
[root@server tom]#[/b]
[/i]

Password root di sistem Linux dengan password root di sistem Samba boleh beda, demi keamanan sebaiknya dibedakan, namun kalo Anda termasuk orang yang pelupa, lebih baik disamakan saja ☺
Sekali lagi, OS dengan sistem Windows XP Home Edition tidak bisa gabung domain jadi kalau ada client yang terinstall Windows XP Home Edition, mending langsung uninstall Windowsnya, ganti dengan Windows 2000 (selain cepat, ringan, setting network juga mudah). Hal yang harus dilakukan agar Windows XP Professional bisa gabung ke domain, perlu ditambahkan registry baru, perhatikan:
Buka regedit (Start > Run > ketik regedit) > HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM >
CurrentControlSet > Services > Netlogon > Parameters > di window sebelah kanan, klik kanan >
New > DWORD Value > beri nama requiresignorseal dengan value bernilai 0.
Kalo sudah ada registry dengan nama requiresignorseal, tinggal ganti valuenya dari 1 menjadi 0.
Selanjutnya tutup regedit, kemudian restart komputernya.
Setelah itu, langkah-langkah berikutnya adalah:
Klik icon My Computer (biasanya ada di Desktop) > Properties > Pilih tab Computer Name > PilihChange... > muncul window baru, isi domain dengan nama domain (dalam hal ini domainnya adalah daunpintu.net) > Keluar window baru yang akan menanyakan username dan password user yang bertanggung jawab terhadap domain daunpintu.net, isikan dengan user root dan passwordnya > nama komputer kita disini adalah winxp (sesuai dengan machine account yang ditambahkan pada group machine pada mesin Linux) > klik OK > Restart lagi komputernya.
Selanjutnya pada saat komputer berhasil booting, maka akan keluar window yang akan menanyakan username dan password, namun hei..hei..ada opsi baru dibawahnya, yaitu pilihan Log On to. Dengan munculnya opsi baru tersebut, maka komputer client telah berhasil login ke domain daunpintu.net, silakan masukkan username tom dan passwordnya, seperti yang telah kita tambahkan dengan menggunakan perintah smbadduser pada mesin Linux.
Oke, akhirnya selesai juga deh artikel ini. Saya mengucapkan banyak terima kasih banyak pada:
– God with all HIS Talent and HIS big authority to all kind of life.
– Fujitsu Lifebook Series S7011 Intel Mobile Centrino,HDD 80GB, RAM 512MB (notebook sakti).
– PC Desktop PIII Intel,HDD 20GB+80GB,RAM 192MB (yang ketahanannya tak pernah diragukan)
– PC Desktop PIV Celeron,HDD 20GB,RAM 512MB (buat mainan doank,kalo lagi stress).
– Linus Torvalds (linux creator)
– Google..com, linux.or.id
– RedHat 9 Operating System and all the team of RedHat.
– VMware Workstations 5.50 (great software).
– Buku-buku penunjang (ada diatas, prakata).
– My lovely girl, thx for understand me ☺
– Paimo, temen sependeritaan siksaan Linux ☺
– Adam, Ryo, Dito, Esa, Kiki, Om Gun, Lia, Yanti, Agung, dll > yang bosen kali ngeliat gw ngutakatik komputer ga ada abisnya (maklum, masa depan gw juga tentang IT).
– Semua kerabat yang, maaf, kalo ga kesebut..
Thx all, saya juga masih mengerjakan artikel-artikel yang lainnya, jadi tunggu aja...[/quote]

Senin, 08 September 2008

perinTAh ~ pErinTAh DOS

Rabu

Bacth File

File yang berisi perintah-perintah dos. Untuk membuat bacth file dengan menggunakan perintah internal dos copy con dan file diberi extension bat.

Contah :
Membuat bacth file Hello.bat pada folder dos

C:\dos\>copy con hello.bat (enter)
echo off
echo oo..oo.oooooo.oo.....oo.......oo
echo oo..oo.oooooo.oo.....oo.....oo..oo
echo oo..oo.oo.....oo.....oo.....oo..oo
echo oooooo.oooo...oo.....oo.....oo..oo
echo oooooo.oooo...oo.....oo.....oo..oo
echo oo..oo.oo.....oo.....oo.....oo..oo
echo oo..oo.oooooo.oooooo.oooooo.oo..oo
echo oo..oo.oooooo.oooooo.oooooo...oo
ctrl+Z atau F6

untuk memanggil hello.bat

c:\dos\>hello enter

coba bagaiamana tampilannnya tolong beri di komentar

Belajar Perintah DOS - 2

DIR

Lebih Jauh perintah DIR yaitu untuk melihah daftar file/direktory.

DIR

Menampilkan semua file / direktory.

DIR/P

Menampilkan semua file / direktory per halaman.

DIR/W

Menampilkan semua file / direktory melebar.

DIR D:

Menampilkan semua file / direktory pada drive D.

Dir *.doc

Menampilkan semua file yang berextension doc.

DIR ?0*.*

Menampilkan semua file yang huruf ke dua o.
DIR /a-d


Menampilkan daftar file saja



DIR /ad


Menampilkan daftar folder saja

DIR /a-dh

Melihat daftar file yang tersembunyi

DIR /adh


Melihat daftar folder yang tersembunyi

DIR /ah

Belajar Perintah DOS - 1

Perintah DOS (Disk Operating System)
1. Perintah Internal DOS
Adalah perintah yang dapat langsung dijalankan. Perintan internal DOS antara lain.

CLS
Adalah perintah untuk menghapus layar.

Praktek-1 : Windows XP
- Start -> Run -> cmd -> ok
- ketik : CLS
- enter

CD\
Adalah untuk memindahkan direktory / folder yang aktif.

Praktek-2 : Windows XP
- Start -> Run -> cmd -> ok
- pertama kali kita akan aktif pada folder : C:\ Documents and Settings\.....\>
- ketik : CD\
- perintah untuk memindahkan direktory utama, maka prompt yang aktif menjadi
- C:\>

MD\
Perintah DOS untuk membuat direktory.

Praktek-3 : melanjutkan praktek-2
- membuat folder DOS di C:\
- Ketik : MD\DOS
- masuk ke folder DOS
- ketik : CD\DOS
- maka prompt menjadi : C:\DOS>
- berarti kita sudah aktif di foder DOS yang ada di drive C

Copy con
Perintah untuk membuat file ASCI.

Praktek-4 : (melanjutkan praktek-3)
- membuat biodata.doc
- C:\DOS\>copy con biodata.doc (enter)
- nama : Huru Setiawan
- Jenis Kelamin : Pria
- Alamat : Kota Tegal
- Ctrl+Z untuk mengakhiri

DIR
Perintah menampilkan isi direktory.

Praktek-5 : (melanjutkan praktek-4)
- C:\DOS\>DIR (enter)
- maka akan muncul daftar folder dan direktory pada folder yang aktif

TYPE
Perintah menampilkan isi file.

Praktek-6 : (melanjutkan praktek-5)
- C:\DOS\>TYPE Biodata.doc (enter)
- Menampilkan isi file biodata.doc pada folder dos

COPY
Perintah menyalin file.

Praktek-7 : (melanjutkan praktek-6)
- Membuat folder internal di dalam folder DOS
- C:\DOS\>MD internal (enter)
- Membuat folder ekternal di dalam folder DOS
- C:\DOS\>MD ekternal (enter)
- melihat isi direktory dos
- C:\DOS\>dir (enter)
- menyalin file biodata.doc dari folder dos ke folder internal
- C:\DOS\>copy biodata.doc C:\DOS\INTERNAL\ (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\>dir C:\DOS\INTERNAL\ (enter)
- cek apakah ada file biodata.doc

REN / RENAME
Perintah untuk mengganti nama file.

Praktek-8 : (melanjutkan praktek-7)
- pindahkan folder ke internal
- C:\DOS\>CD internal (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)
- mengganti nama file biodata.doc menjadi dataku.doc pada folder internal
- C:\DOS\INTERNAL>ren biodata.doc dataku.doc (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)

DEL / ERASE
Perintah DOS untuk menghapus file.

Praktek-9 : (melanjutkan praktek-8)
- Salin file dataku.doc dengan nama baru biodata.doc pada folder internal
- C:\DOS\INTERNAL\>copy dataku.doc biodata.doc (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)
- hapus dataku.doc pada folder internal
- C:\DOS\INTERNAL>del biodata.doc (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)

Date
Perintah DOS untuk menampilkan / mengganti tanggal system.

Time
Perintah DOS untuk menampilkan / mengganti waktu system.

Ver
Perintah DOS untuk menampilkan versi OS yang dipakai

CD..
Perintah DOS untuk untuk memindahkan folder satu tingkat diatasnya.

CD\
Perintah DOS untuk untuk memindahkan folder ke folder utama.

CD [nama folder]
Perintah DOS untuk memindahkan folder satu tingkat ke bawah.

RD
Perintah DOS untuk menghapus folder, untuk menghapus folder / direktory, semua isi folder (folder/file) harus dihapus, jangan aktif pada folder yang akan dihapus.


slasa, 9-9-2008

WIFI

1.Sekali lagi, apa sih Wi-Fi?

Wi-Fi adalah salah satu standard wireless networking. Dengan menggunakan peralatan yang sesuai, kita bisa terkoneksi ke jaringan tanpa menggunakan kabel. Saat ini secara umum berlaku standard IEEE 802.11b, IEEE 802.11a dan IEEE 802.11g.

2. Perangkat yang dibutuhkan

Dari sisi pengguna, peralatan yang dibutuhkan adalah

1. Laptop: tentu saja untuk mengakses internet, anda memerlukan sebuah komputer.Laptop anda harus memiliki slot PCMCIA , karena pada slot ini nanti
kita akan memasukkan perangkat Wi-Fi.

2. Wifi PCMCIA Card: peralatan yang berfungsi sebagai pemancar dan penerima sinyal.

3. Pemasangan card dan instalasi driver

Periksa dulu letak slot PCMCIA pada laptop anda.

  • Kemudian masukkan Wi-Fi Card anda
  • Sampai dengan masuk sempurna
  • Setelah itu, maka sistem operasi akan mendeteksi hardware yang baru dimasukkan
  • Selanjutnya kita masukkan CD driver dari vendor card.
  • Windows akan mencari driver yang sesuai.
  • Setelah ketemu dan terinstall, maka akan muncul konfirmasi bahwa hardware telah terinstall
  • Setelah semuanya selesai, berarti driver anda sudah terinstall. Langkah ini cukup dilakukan sekali, ketika pertama kali card anda dimasukkan

Catatan:


Jika anda menjumpai logo seperti di atas pada laptop anda, itu artinya komputer anda sudah memiliki perangkat Wi-Fi yang sudah built-in di dalam komputer anda. Sehingga anda tidak perlu menjalankan langkah2 instalasi seperti di atas. Anda bisa langsung loncat ke point berikut ini.

4. Melakukan koneksi

Setelah driver terinstall, kini saatnya anda melakukan koneksi.ke access point terdekat.

  • Pada system tray, cari ikon yang menunjukkan wireless connection, kemudian klik kanan. Maka akan muncul menu pop up, pilih View Available Wireless Network
  • Selanjutnya akan muncul sebuah jendela.

    Apabila terdapat lebih dari satu access point, maka akan muncul nama-namanya pada jendela tersebut. Pilih salah satu nama access point, beri tanda centang pada Allow me to connect to the selected wireless network even though it is not secure.
    Kemudian Klik tombol connect di bawahnya.
  • Apabila koneksi berhasil, maka akan muncul konfirmasi sebagai berikut
  • Untuk memastikannya, anda bisa memeriksa menggunakan perintah ifconfig, dan pastikan anda sudah mendapatkan nomor IP
  • Selanjutnya anda bisa melakukan aktivitas berinternet seperti biasa.

Rabu, 03 September 2008

CARA B1OS

Perintah DOS (Disk Operating System)
1. Perintah Internal DOS
Adalah perintah yang dapat langsung dijalankan. Perintan internal DOS antara lain.

CLS
Adalah perintah untuk menghapus layar.

Praktek-1 : Windows XP
- Start -> Run -> cmd -> ok
- ketik : CLS
- enter

CD\
Adalah untuk memindahkan direktory / folder yang aktif.

Praktek-2 : Windows XP
- Start -> Run -> cmd -> ok
- pertama kali kita akan aktif pada folder : C:\ Documents and Settings\.....\>
- ketik : CD\
- perintah untuk memindahkan direktory utama, maka prompt yang aktif menjadi
- C:\>

MD\
Perintah DOS untuk membuat direktory.

Praktek-3 : melanjutkan praktek-2
- membuat folder DOS di C:\
- Ketik : MD\DOS
- masuk ke folder DOS
- ketik : CD\DOS
- maka prompt menjadi : C:\DOS>
- berarti kita sudah aktif di foder DOS yang ada di drive C

Copy con
Perintah untuk membuat file ASCI.

Praktek-4 : (melanjutkan praktek-3)
- membuat biodata.doc
- C:\DOS\>copy con biodata.doc (enter)
- nama : Huru Setiawan
- Jenis Kelamin : Pria
- Alamat : Kota Tegal
- Ctrl+Z untuk mengakhiri

DIR
Perintah menampilkan isi direktory.

Praktek-5 : (melanjutkan praktek-4)
- C:\DOS\>DIR (enter)
- maka akan muncul daftar folder dan direktory pada folder yang aktif

TYPE
Perintah menampilkan isi file.

Praktek-6 : (melanjutkan praktek-5)
- C:\DOS\>TYPE Biodata.doc (enter)
- Menampilkan isi file biodata.doc pada folder dos

COPY
Perintah menyalin file.

Praktek-7 : (melanjutkan praktek-6)
- Membuat folder internal di dalam folder DOS
- C:\DOS\>MD internal (enter)
- Membuat folder ekternal di dalam folder DOS
- C:\DOS\>MD ekternal (enter)
- melihat isi direktory dos
- C:\DOS\>dir (enter)
- menyalin file biodata.doc dari folder dos ke folder internal
- C:\DOS\>copy biodata.doc C:\DOS\INTERNAL\ (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\>dir C:\DOS\INTERNAL\ (enter)
- cek apakah ada file biodata.doc

REN / RENAME
Perintah untuk mengganti nama file.

Praktek-8 : (melanjutkan praktek-7)
- pindahkan folder ke internal
- C:\DOS\>CD internal (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)
- mengganti nama file biodata.doc menjadi dataku.doc pada folder internal
- C:\DOS\INTERNAL>ren biodata.doc dataku.doc (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)

DEL / ERASE
Perintah DOS untuk menghapus file.

Praktek-9 : (melanjutkan praktek-8)
- Salin file dataku.doc dengan nama baru biodata.doc pada folder internal
- C:\DOS\INTERNAL\>copy dataku.doc biodata.doc (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)
- hapus dataku.doc pada folder internal
- C:\DOS\INTERNAL>del biodata.doc (enter)
- melihat isi direktory internal
- C:\DOS\INTERNAL\>dir (enter)

Date
Perintah DOS untuk menampilkan / mengganti tanggal system.

Time
Perintah DOS untuk menampilkan / mengganti waktu system.

Ver
Perintah DOS untuk menampilkan versi OS yang dipakai

CD..
Perintah DOS untuk untuk memindahkan folder satu tingkat diatasnya.

CD\
Perintah DOS untuk untuk memindahkan folder ke folder utama.

CD [nama folder]
Perintah DOS untuk memindahkan folder satu tingkat ke bawah.

RD
Perintah DOS untuk menghapus folder, untuk menghapus folder / direktory, semua isi folder (folder/file) harus dihapus, jangan aktif pada folder yang akan dihapus.

Jumat, 02 November 2007

HARD DISC


var wgNotice = "";
var wgNoticeLang = "id";
var wgNoticeProject = "wikipedia";

if (wgNotice != "") {
document.writeln(wgNotice);
}
Cakram keras (hard disk)
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari


Cakram keras era tahun 1990-an tampak atas (kiri) dan tampak bawah (kanan)
Cakram keras (Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.


Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar
Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.
Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.